Minggu, 16 Juni 2013

histologi usus



Usus halus atau usus kecil adalah  bagian dari saluran pencernaan yang terletak diantara lambaung dan usus besar. Usua halus terdiri atas tiga bagian yaitu usus dua belas jari (duodenum), usus kosong ( jejenum), dan usus penyerapan (ileum).

Gambar 1.1 anatomi usus halus

1.      Usus dua belas jari 9duodenum)
Duodenum panjangnya sekitar 25 cm Duodenum, yang dimulai dari pyloric sphincter di perut sampai jejunum. Berbentuk sepatu kuda melengkung ke kiri, pada lengkungan ini terdapat pancreas dan duodenal papilla, tempat bermuaranya pancreas dan kantung empedu. Usus dua belas jari bertanggung jawab untuk menyalurkan makanan ke usus halus. Secara histologis, terdapat kelenjar Brunner yang menghasilkan lendir. Dinding usus dua belas jari tersusun atas lapisan-lapisan sel yang sangat tipis yang membentuk mukosa otot.Usus dua belas jari dibagi menjadi empat bagian untuk mempermudah pemaparan.Bagian pertama, yaitu pars suoerior dimulai dari akhir pilorus. Kemudian saluran akan membelok ke lateral kanan. Bagian ini memiliki panjang 5 cm.Bagian terakhir, pars ascendens berbentuk saluran menaik dan berakhir pada awal usus kosong (jejunum).
Yang memebedakan duodenum denagn usus lainnya adalah adanya kelenjar brunner. Berikut gambar=gambar histologi duodenum


Gambar 1.2 Doudenum

Gambar 1.3 doudenum





Gambar 1.4 doudenum


Gambar 1.5 Doudenum  memepunyai kelenjar Brunner


Gambar 1.6 Kelenjar brunner
2.      Usus kosong ( jejenum)
Usus kosong terletak di antara usus 12 jari dan usus penyerapan. Panjangnya sekitar 2,5 m. Di dalam usus kosong masih terjadi proses pencernaan kimiawi. Dinding usus kosong mempunyai kelenjar yang menghasilkan getah pencernaan, tetapi tidak sebanyak di usus 12 jari. Berikut adalh histologi jejenum.


Gambar 1.7 jejenum

 
Gambar 1.8 jejenum


Gambar 1.9 jejenum


Gambar 1.10 jejenum



Gambar 1.11

3.       Usus penyerapan ( ileum )
Sari makanan adalah makanan yang telah dicerna secara sempurna. Usus penyerapan sari- sari makanan. Terdapat ujung-ujung pembuluh darah pada seluruh
permukaan dinding usus. Sari makanan diserap oleh pembuluh darah sehingga masuk
ke dalam aliran darah. Kemudiaan, darah membawa sari makanan tersebut ke seluruh
bagian tubuh.





Gambar 1.12 Ileum



Gambar 1.13 ileum



Gambar 1.14 ileum secara melintang


Gambar 1.15 ileum



Gambar 1.16 ileum

Gambar 1.17 ileum


Gambar 1.18 ileum

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar